Memerah ASI Manual dan Pompa Perah

Cara Memerah ASI bisa menggunakan tangan maupun dengan menggunakan alat bantu seperti pompa Air Susu Ibu. Bahkan anda bisa memakai keduanya yaitu tangan dan alat bantu peras. Memerah ASI dengan memakai tangan seringkali dipilih sebab alasan seperti memerah dengan menggunakan pompa dikira tidak aman untuk sebagian kurang nyaman serta kurang efektif ketika memerah Air Susu Ibu.

Bahkan pada stimulasi kulit ke kulit akan memberikan dampak serta juga reflek ketika pengeluaran ASI yang lebih baik jika dibandingkan menggunakan alat memerah Air Susu Ibu. Sehingga dengan tangan akan lebih mudah dan tidak perlu sulit membawa alat pompa, dapat diterapkan kapanpun dan dimanapun asalkan ibu merasakan nyaman.

Memerah ASI bisa pula menggunakan pompa perah meskipun sebagian ibu merasakan ketidaknyamanan sewaktu memakai pompa perah. Metode yang baik dan benar ketika memerah Air Susu Ibu sangat diperlukan supaya menghasilkan kwalitas dan kuantitas Air Susu Ibu perah yang dikehendaki. Anda bisa memerah menggunakan tangan atau pompa ASI yang membuat anda nyaman.

Teknik Menyimpan Air Susu Ibu Perah

Memerah dan menyimpan Air Susu Ibu ialah solusi paling baik untuk ibu yang bekerja. Di bawah ini yaitu langkah-langkahh yang dapat diterapkan:

  1. Langkah pertama kamu menyiapkan tempat untuk menampung ASI yang mudah bertujuan untuk disterilkan umumnya berupa botol yang tertutup rapat yang gelas tahan panas.

  2. Kamu bisa memilih wadah yang mempunyai volume sesuai dengan kebutuhan bayi sekali minum, contohnya saja 125 ml.

  3. ASI perah yang akan diberikan kurang dari 6 jam maka tidak perlu disimpan di lemari pendingin. Sedangkan untuk Air Susu Ibu yang disimpan di suhu kamar tidak dianjurkan lebih dari 3-4 jam.

  4. Sedangkan jika Air Susu Ibu untuk waktu 24 jam atau lebih akan lebih baik disimpan di dalam lemari pendingin pada suhu 4 derajat celcius tetapi jangan sampai beku. Ini dapat menjaga kandungan nutrisi di dalam ASI yang bermanfaat untuk bayi.

  5. Berbeda dengan Air Susu Ibu perah yang akan dipakai dalam waktu 1 minggu maka ASI wajib didinginkan dalam lemari pendingin selama 30 menit kemudian dibekukan dalam suhu -18 derajat celcius atau lebih rendah. Keadaan ASI yang dibekukan dapat bertahan hingga 3-6 bulan.

  6. Kalau membolehkan tatkala ASI disimpan di lemari pendingin sisi tengah atau pada bagian dalam freezer karena lebih dingin dan memiliki temperatur stabil.

  7. Dilarang menyimpan Air Susu Ibu pada rak yang menempel pada kulkas karena memiliki temperatur yang tidak stabil.

  8. Selain itu untuk memudahkan kamu lebih baik memakai label tanggal peras Air Susu Ibu. Perhatikan pula sewaktu kamu menyimpan Air Susu Ibu tidak boleh diisi penuh tetapi usahakan untuk 1/4 bagian kosong.

  9. Perlu diperhatikan apabila Air Susu Ibu yang disimpan dalam waktu lebih dari 6 bulan maka akan kehilangan senyawa yang akan berfungsi dalam melawan organisme berbahaya. Inilah yang menyebabkan Air Susu Ibu akan membahayakan kesehatan bayi jika disimpan lebih dari waktu 6 bulan.

http://berkahkhair.com